BELAJAR MENULIS ANGKA DENGAN GAMBAR MENARIK UNTUK ANAK USIA DINI
Silahkan download lembar keja belajar menulis angka ini untuk membantu si kecil belajar menulis angka. Lembar kerja ini dibuat untuk persiapan masuk sekolah. belajafr menulis dengan cara menebalkan garis putus - putus di dalam gambar dengan maksud supaya si kecil lebih senang mengerjakannya. Semoga bermanfaat.
SILAHKAN KLIK LINK DOWNLOAD DIBAWAH INI :
DOWNLOAD ANGKA DAN GAMBAR BIS
DOWNLOAD ANGKA DAN KURA - KURA
DOWNLOAD ANGKA DAN LANDAK
DOWNLOAD ANGKA DAN ANAK AYAM
DOWNLOAD ANGKA DAN MOBIL
Kamis, 30 Juni 2016
DOWNLOAD BUKU BELAJAR MENULIS UNTUK ANAK PRA SEKOLAH
DOWNLOAD BUKU BELAJAR MENULIS UNTUK ANAK PRA SEKOLAH
Worksheet untuk membantu si kecil belajar menulis, silahkan download dan print untuk persiapan anak masuk sekolah. Semoga bermanfaat.
Worksheet untuk membantu si kecil belajar menulis, silahkan download dan print untuk persiapan anak masuk sekolah. Semoga bermanfaat.
LINK DOWNLOAD :
LEMBAR KERJA MENYUSUN HURUF MENJADI SEBUAH KATA YANG BENAR UNTUK ANAK
LEMBAR KERJA MENYUSUN HURUF MENJADI SEBUAH KATA YANG BENAR UNTUK ANAK
Lembar kerja ini untuk membantu si kecil belajar menyusun huruf dan menebak kata sesuai dengan gambar, silahkan downlaod semoga bermanfaat.
KLIK LINK DOWNLOAD DIBAWAH INI :
Lembar kerja ini untuk membantu si kecil belajar menyusun huruf dan menebak kata sesuai dengan gambar, silahkan downlaod semoga bermanfaat.
Rabu, 29 Juni 2016
LEMBAR KERJA BELAJAR MATEMATIKA PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN UNTUK ANAK
LEMBAR KERJA MATEMATIKA PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN UNTUK ANAK
Belajar Berhitung Pada Anak Usia Dini
Anak usia 4 – 6 tahun sudah mulai diajarkan berhitung di sekolah. Konsep-konsep yang diajarkan pada usia ini merupakan konsep dasar angka dan berhitung dan belum masuk pada operasi hitung yang lebih kompleks. Menurut Flavell (1993), ada 5 cara yang dapat diterapkan pada saat mengajarkan mereka berhitung.
The One – One Principle
Dalam mengajarkan berhitung pada anak, angka yang hendak diajarkan hendaknya disebutkan semua, satu persatu, tanpa pengulangan, pengurangan atau perhentian. Misalnya menghitung dari satu sampai lima maka satu, dua, tiga, empat, lima. Semua angka ini harus disebutkan tanpa ada yang diulang agar anak dapat mengingat urutannya dengan tepat.
The Stable – Order Principle
Berdasarkan prinsip ini maka bila kita hendak mengajarkan anak menghitung jumlah maka urutan satu, dua, tiga, dan seterusnya harus diucapkan dengan benar sesuai dengan urutanny. Bila hal ini dilakukan terus menerus maka anak secara otomatis akan mengingat urutan angka yang benar dalam menghitung jumlah jangan sekali-sekali mengganti menjadi tiga, dua, satu atau mengacaknya.
The Cardinal Principle
Guru harus ingat untuk selalu mengulang angka terakhir atau jumlah benda yang dihitung. Misalnya menghitung 3 apel maka berdasarkan prinsip stable – order, harus disebut satu persatu, yaitu satu, dua, tiga dan guru harus menekankan pada angka tiga, terakhir menjadi satu, dua, tiga ….. tiga apel.
The Abstraction Principle
Bila tiga prinsip sebelumnya mengajarkan bagaimana cara menghitung maka prinsip ini menekankan apa yang dapat dihitung. Umumnya anak usia 4 tahun sudah dengan amat aktif mencoba menghitung semua benda yang ada di sekitarnya. Mereka bahkan tidak memperhatikan penggolongan, seperti bentuk, warna, atau apapun. Mereka menggabungkan saja kursi, papan tulis, bentuk, mainan, dan hal-hal lain yang ada di dekat mereka.
Karena anak usia ini sudah mempunyai ketertarikan untuk menghitung segala sesuatu maka mereka mulai dapat diajarkan hal-hal yang dapat dihitung. Misalnya kelompok kejadian, hewan, benda, dan segala hal yang ada disekitar mereka.
The Order – Irrelevance Principle
Penting juga bagi anak untuk mengerti bahwa benda mana yang dihitung terlebih dahulu tidaklah menjadi masalah sehingga anak tidak terpaku pada bendanya, melainkan terbiasa dengan angka 1.
Anak usia 5 tahun sudah dapat mengerti bahwa walaupun mereka harus selalu mulai dengan angka satu, angka satu ini dapat direpresentasikan dengan berbagai objek. Inilah yang dimaksudkan dengan prinsip ini. Maksudnya, anak sudah bisa mengerti bahwa bila hendak menghitung jumlah kotak yang ada di ruangan kelas (ada 3 kotak, satu berwarna biru, satu merah, dan satu hijau) maka angka satu dapat jatuh pada kotak biru, merah, atau hijau. Jadi yang penting adalah mulai dengan satu benda yang kita sebut ’satu’ dan lanjut ke benda lainnya. Benda mana yang berada pada urutan pertama atau terakhir tidak menjadi masalah.
Kecerdasan matematis – logis didefinisikan sebagai kemampuan menggunakan angka dengan baik dan melakukan penalaran yang benar. Kemampuan ini meliputi kemampuan menyelesaikan masalah, mengembangkan masalah dan menciptakan sesuatu dengan angka dan penalaran (Amstrong, 1999).
Kecerdasan matematis – logis mulai muncul pada masa kanak-kanak dan meledak pada masa remaja dan awal masa dewasa. Wawasan matematis tingkat tinggi akan menurun setelah usia 40 tahun (Amstrong, 2003).
Pada anak-anak, kecerdasan matematis – logis muncul dalam bentuk indikator berikut:
1. Anak memiliki kepekaan terhadap angka, senang melihat angka dan cepat menghitung benda-benda yang dimiliki, cepat menguasai simbol angka dan pembilangan, mengidentifikasi dengan baik angka pada uang, serta mampu membilang dengan cepat.
2. Anak tertarik dan terlibat dengan komputer dan kalkulator, anak suka bermain kalkulator, memencet-mencet dan senang melihat angka keluar, anak usia 4 – 6 tahun dapat memanfaatkan kalkulator untuk menambah dan mengurang, tetapi masih kesulitan membaca angka dalam jumlah banyak (diatas ratusan).
3. Anak menyukai permainan yang menggunakan logika, strategi dan penuluran seperti maze.
Download lembar kerja Penjumlahan klik link dibawah ini :
Belajar Berhitung Pada Anak Usia Dini
Anak usia 4 – 6 tahun sudah mulai diajarkan berhitung di sekolah. Konsep-konsep yang diajarkan pada usia ini merupakan konsep dasar angka dan berhitung dan belum masuk pada operasi hitung yang lebih kompleks. Menurut Flavell (1993), ada 5 cara yang dapat diterapkan pada saat mengajarkan mereka berhitung.
The One – One Principle
Dalam mengajarkan berhitung pada anak, angka yang hendak diajarkan hendaknya disebutkan semua, satu persatu, tanpa pengulangan, pengurangan atau perhentian. Misalnya menghitung dari satu sampai lima maka satu, dua, tiga, empat, lima. Semua angka ini harus disebutkan tanpa ada yang diulang agar anak dapat mengingat urutannya dengan tepat.
The Stable – Order Principle
Berdasarkan prinsip ini maka bila kita hendak mengajarkan anak menghitung jumlah maka urutan satu, dua, tiga, dan seterusnya harus diucapkan dengan benar sesuai dengan urutanny. Bila hal ini dilakukan terus menerus maka anak secara otomatis akan mengingat urutan angka yang benar dalam menghitung jumlah jangan sekali-sekali mengganti menjadi tiga, dua, satu atau mengacaknya.
The Cardinal Principle
Guru harus ingat untuk selalu mengulang angka terakhir atau jumlah benda yang dihitung. Misalnya menghitung 3 apel maka berdasarkan prinsip stable – order, harus disebut satu persatu, yaitu satu, dua, tiga dan guru harus menekankan pada angka tiga, terakhir menjadi satu, dua, tiga ….. tiga apel.
The Abstraction Principle
Bila tiga prinsip sebelumnya mengajarkan bagaimana cara menghitung maka prinsip ini menekankan apa yang dapat dihitung. Umumnya anak usia 4 tahun sudah dengan amat aktif mencoba menghitung semua benda yang ada di sekitarnya. Mereka bahkan tidak memperhatikan penggolongan, seperti bentuk, warna, atau apapun. Mereka menggabungkan saja kursi, papan tulis, bentuk, mainan, dan hal-hal lain yang ada di dekat mereka.
Karena anak usia ini sudah mempunyai ketertarikan untuk menghitung segala sesuatu maka mereka mulai dapat diajarkan hal-hal yang dapat dihitung. Misalnya kelompok kejadian, hewan, benda, dan segala hal yang ada disekitar mereka.
The Order – Irrelevance Principle
Penting juga bagi anak untuk mengerti bahwa benda mana yang dihitung terlebih dahulu tidaklah menjadi masalah sehingga anak tidak terpaku pada bendanya, melainkan terbiasa dengan angka 1.
Anak usia 5 tahun sudah dapat mengerti bahwa walaupun mereka harus selalu mulai dengan angka satu, angka satu ini dapat direpresentasikan dengan berbagai objek. Inilah yang dimaksudkan dengan prinsip ini. Maksudnya, anak sudah bisa mengerti bahwa bila hendak menghitung jumlah kotak yang ada di ruangan kelas (ada 3 kotak, satu berwarna biru, satu merah, dan satu hijau) maka angka satu dapat jatuh pada kotak biru, merah, atau hijau. Jadi yang penting adalah mulai dengan satu benda yang kita sebut ’satu’ dan lanjut ke benda lainnya. Benda mana yang berada pada urutan pertama atau terakhir tidak menjadi masalah.
Kecerdasan matematis – logis didefinisikan sebagai kemampuan menggunakan angka dengan baik dan melakukan penalaran yang benar. Kemampuan ini meliputi kemampuan menyelesaikan masalah, mengembangkan masalah dan menciptakan sesuatu dengan angka dan penalaran (Amstrong, 1999).
Kecerdasan matematis – logis mulai muncul pada masa kanak-kanak dan meledak pada masa remaja dan awal masa dewasa. Wawasan matematis tingkat tinggi akan menurun setelah usia 40 tahun (Amstrong, 2003).
Pada anak-anak, kecerdasan matematis – logis muncul dalam bentuk indikator berikut:
1. Anak memiliki kepekaan terhadap angka, senang melihat angka dan cepat menghitung benda-benda yang dimiliki, cepat menguasai simbol angka dan pembilangan, mengidentifikasi dengan baik angka pada uang, serta mampu membilang dengan cepat.
2. Anak tertarik dan terlibat dengan komputer dan kalkulator, anak suka bermain kalkulator, memencet-mencet dan senang melihat angka keluar, anak usia 4 – 6 tahun dapat memanfaatkan kalkulator untuk menambah dan mengurang, tetapi masih kesulitan membaca angka dalam jumlah banyak (diatas ratusan).
3. Anak menyukai permainan yang menggunakan logika, strategi dan penuluran seperti maze.
Download lembar kerja Penjumlahan klik link dibawah ini :
- Adding Worksheet
- Addition Coloring Worksheet
- Addition Family Worksheet
- Basic Addition Worksheet
- Column Addition Worksheet
- Early Years Addition Worksheet
- Easy Addition Worksheet
- Image Addition Worksheet
- Kindergarten Addition Worksheet
- Math Addition Worksheet
- Picture Addition Worksheet
- Simple Addition Worksheet
- Practice Adding Math Worksheet
- Olympics Math Worksheet
Download lembar kerja Pengurangan klik link di bawah ini :
- Basic Subtraction Worksheet
- Bird Subtraction Worksheet
- Fun Subtraction Worksheet
- Kindergarten Subtraction Worksheet
- Math Subtraction Worksheet
- Picture Subtraction Worksheet
- Printable Subtraction Worksheet
- Quiz Subtraction Worksheet
- Simple Subtraction Worksheet
- Subtracting Worksheet
- Subtraction Worksheet
- Practice Subtracting Math Worksheet
DOWNLOAD PEDOMAN PEMBELAJARAN PAUD KURIKULUM 2013 METODE SAINTIFIK
DOWNLOAD PEDOMAN PEMBELAJARAN PAUD KURIKULUM 2013 METODE SAINTIFIK
Pedoman ini disusun secara sederhana mungkin agar mampu di pahami oleh para pendidik pendidikan anak usia dini yang sangat beragam tapi tetap sesuai teori - teori yang melandasinya.
Silahkan download PEDOMAN PEMBELAJARAN PAUD KURIKULUM 2013 METODE SAINTIFIK, semoga bermanfaat.
Pedoman ini disusun secara sederhana mungkin agar mampu di pahami oleh para pendidik pendidikan anak usia dini yang sangat beragam tapi tetap sesuai teori - teori yang melandasinya.
Silahkan download PEDOMAN PEMBELAJARAN PAUD KURIKULUM 2013 METODE SAINTIFIK, semoga bermanfaat.
LINK DOWNLOAD DISINI
DOWNLOAD BUKU BACAAN UNTUK ANAK DENGAN MUATAN PENDIDIKAN KARAKTER
DOWNLOAD BUKU BACAAN UNTUK ANAK DENGAN MUATAN PENDIDIKAN KARAKTER
Buku Bacaan Untuk Anak ini ditulis dengan kaliamat sederhana tetapi bermuatan pendidikan karakter yang baik untuk si kecil. Buku ini berisi tentang pentingnya memberi dan berbagi dengan orang lain sehingga kebiasaan itu bukan hanya membuat orang lain senang tapi si kecil merasa bahagia.
Silahkan download buku bacaan ini, semoga bermanfaat bagi si kecil ....
Buku Bacaan Untuk Anak ini ditulis dengan kaliamat sederhana tetapi bermuatan pendidikan karakter yang baik untuk si kecil. Buku ini berisi tentang pentingnya memberi dan berbagi dengan orang lain sehingga kebiasaan itu bukan hanya membuat orang lain senang tapi si kecil merasa bahagia.
Silahkan download buku bacaan ini, semoga bermanfaat bagi si kecil ....
Silahkan Download : Disini
Selasa, 28 Juni 2016
DOWNLOAD BELAJAR MENGENAL HURUF DAN KATA DASAR SESUAI ABJAD UNTUK ANAK USIA DINI
DOWNLOAD BELAJAR MENGENAL HURUF DAN KATA DASAR SESUAI ABJAD UNTUK ANAK USIA DINI
Silahkan download Worksheet belajar mengenal huruf dan kata dasar sesuai abjad ini untuk membantu si kecil belajar membaca. Worksheet ini di lengkapi dengan gambar - gambar menarik untuk membuat si kecil lebih senang belajar membaca.
Worksheet ini di ambil dari tetangga sebelah semoga bermanfaat bagi Ayah Bunda yang sedang mengajarkan si kecil belajar membaca.
Silahkan download Worksheet belajar mengenal huruf dan kata dasar sesuai abjad ini untuk membantu si kecil belajar membaca. Worksheet ini di lengkapi dengan gambar - gambar menarik untuk membuat si kecil lebih senang belajar membaca.
Worksheet ini di ambil dari tetangga sebelah semoga bermanfaat bagi Ayah Bunda yang sedang mengajarkan si kecil belajar membaca.
LINK DOWNLOAD :
Langganan:
Postingan (Atom)






